tidak apa apa, semuanya jangan disesasali
sekali lagi, aku hanya bisa mendukungmu dari belakang,
bukankah kau pinta-Nya sambil menangis untuk diberikan sebuah petunjuk?
Ia- taakan pernah tak mendengarkanmu.
yang kii kau harus lakukan adalah,
mendoakaanya.
ku tahu kau sayangi dia lebih dari apapun.
aku tahu benar bagaimana rasanya.
rasanya bagai kau diajak mengembara sampai kelangit yang tempatnya kau sebut paling indah,
lalu dihempaskannya hingga ke dasar lautan, hingga lupa caranya untuk muncul di permukaan
maafkan aku yang hanya bisa memandangi kesedihanmu.
menangis saja.
biar ia kelak nanti merasakan juga bagaimana rasanya tenggelam suatu saat.
aku,
maafkan aku karna tidak bisa menjadi teman yang baik.
kau harus tahu,
diam diam aku selalu meresahkanmu.
gusar akan doa doa dalam ibadahmu,
akan hatimu yang masih di udara
akan semua bagian terakhir dari semua kisah dalam satu buku ini.
demi aku yang menyayangimu,
sesungguhnya kelak kuyakini kau akan menangis berbahagia di dasar lautan,
dengan sesosok dia yang masih menunggumu, dan kau juga akan menunggunya.
salam hati,
tara yang akan menjadi buku harianmu.